Waktu pertama ikutan Oriflame, gak kebayang kalo bisnis yg awalnya iseng2 ini bisa membawa saya ke pertemanan yang sangat luas, pendapatan bulanan yang menyenangkan, dan keasyikan tiada tara ketika bisa bekerja dari rumah tanpa mengesampingkan kebutuhan fisik dan mental anak2 saya.
Ternyata jadi Manager di Oriflame gak cuma menyandang titel manager lhooooo
Waktu kemarin ikutan leader seminar 2 hari 1 malam di Park Lane Hotel Jakarta yang berbintang 5, rasanya mmmm LUAR BIASA!!!
Perjalanan menggunakan bus dari hotel ke lokasi training di Balai Kartini saja menggunakan fore rider (bener gak yah nulisnya? pokoknya yang pake motor polisi yang sirine nya nyala2, nyuruh orang2 minggir supaya kita lewat)
Serasa jadi tamunya SBY. hahaha
Nggak ngebayangin kalo ikutan gold seminar di Eropa.
Pasti jauuuuh lebih heboh..
Kmaren aja mamak ku yang pulang dari Swedia cerita serasa tamu negara di Swedia, apalagi PARIS..... pasti kerennnn banget
ini ada sedikit foto2 dari seminar yang penuh dengan hadiah2 gratiss
produk2 yang belum di launching, tas yang naru dijadikan promo bln depan. Bangga benerr, soalnya orang2 blom pada pake, kita udah pake duluan **norak mode on*
Cerita lengkap menyusul yaaah
Waktu terasa lama ketika kita menunggu... Tetapi kegiatan menyenangkan bisa membuat waktu tak terasa.. Alangkah bahagianya bisa maksimalkan waktu ku untuk membesarkan anak2ku sendiri, plus punya uang tambahan jutaaan, hanya dari RUMAH
Rabu, 17 November 2010
Rabu, 10 November 2010
Kata Bijak of the day
1. Perjalanan seribu mil diawali dengan sebuah langkah.
2. Sebuah batu permata tidak bisa dipoles tanpa gesekan, seperti halnya seorang manusia disempurnakan dengan cobaan hidup.
3. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan.
4. Yang bertanya seperti orang bodoh selama lima menit lebih baik daripada yang tidak bertanya, karena ia tetap bodoh selamanya.
5. Jika Anda ingin tak seorang pun mengetahuinya, jangan melakukannya.
6. Berikan seseorang seekor ikan, dan Anda memberinya makan untuk sehari. Ajarkan seseorang untuk menangkap ikan, dan Anda memberinya makan untuk seumur hidup.
7. Waktu terbaik untuk menanam sebuah pohon adalah dua puluh tahun yang lalu. Waktu terbaik kedua, adalah: mulailah hari ini.
8. Bila Anda ingin tahu masa lalu Anda: lihatlah kondisi Anda saat ini. Bila Anda ingin tahu masa depan Anda: lihatlah tindakan-tindakan Anda saat ini.
9. Sebuah pembicaraan dengan seorang bijak adalah lebih baik daripada sepuluh tahun menuntut ilmu.
10. Hidup sebagian adalah apa yang kita tentukan, dan sebagian lagi ditentukan oleh teman-teman yang kita pilih
2. Sebuah batu permata tidak bisa dipoles tanpa gesekan, seperti halnya seorang manusia disempurnakan dengan cobaan hidup.
3. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan.
4. Yang bertanya seperti orang bodoh selama lima menit lebih baik daripada yang tidak bertanya, karena ia tetap bodoh selamanya.
5. Jika Anda ingin tak seorang pun mengetahuinya, jangan melakukannya.
6. Berikan seseorang seekor ikan, dan Anda memberinya makan untuk sehari. Ajarkan seseorang untuk menangkap ikan, dan Anda memberinya makan untuk seumur hidup.
7. Waktu terbaik untuk menanam sebuah pohon adalah dua puluh tahun yang lalu. Waktu terbaik kedua, adalah: mulailah hari ini.
8. Bila Anda ingin tahu masa lalu Anda: lihatlah kondisi Anda saat ini. Bila Anda ingin tahu masa depan Anda: lihatlah tindakan-tindakan Anda saat ini.
9. Sebuah pembicaraan dengan seorang bijak adalah lebih baik daripada sepuluh tahun menuntut ilmu.
10. Hidup sebagian adalah apa yang kita tentukan, dan sebagian lagi ditentukan oleh teman-teman yang kita pilih
Senin, 01 November 2010
I'm a manager @ Oriflame
Awalnya gak kepikiran bakal jadi manager.
Dulu bertahun2 kerja, susaaaaah banget kayaknya jadi manager
Ternyata mencapai level manager itu tidak sesusah waktu dulu.
Dulu banyak tergantungnya. Tergantung kerjaannya, tergantung bos nya, sama tergantung hoki. hihihi.
Gampang naik posisi kalo bos nya perhatian, tahu bahwa kita kerja bagus, perusahaan mendukung, HRD ok, baru deh di promosiin
Hoki?? kayaknya 'nggak gue banget gitu loooh'
Tapi dulu aku cukup beruntung juga sih , punya bos yang perhatian
Naah, tapi sekarang..... gak ada tuh yang namanya tergantung bos, tergantung HRD, apalagi tergantung hoki..
Semua tergantung sama NIAT dan ACTION kita
NIAT utk membantu teman2 lain mendapatkab penghasilan jutaan juga
NIAT utk mempelajari hal2 baru untuk mempercepat kenaikan bonus
NIAT untuk mengorbankan waktu nonton sinetron, waktu ngegosip, nongkrong2 untuk dijadikan uang
NIAT untuk mewujudkan mimpi kita, memberi banyak kpd orang tua, mensekolahkan anak di luar negeri, keinginan jalan2 ke Eropa, Naik haji/umroh, mobil mewah.
Tinggal ACTION... ACTION... dan ACTION DARI SEKARANG
Mau cepet naek bonus nya... BISA
Mau cepet naek ke level manager.... BISA
Mau naek gaji tiap tahun 50%.... BISA
Aku yang tadinya ngejalanin bisnis ini sambil nyantai aja, Bisa di level manager
Tapi kok kayaknya nanggung banget yah....
Aku harus bisa segera jadi SENIOR MANAGER, lalu DIRECTOR
PASTI BISA!!
Dulu bertahun2 kerja, susaaaaah banget kayaknya jadi manager
Ternyata mencapai level manager itu tidak sesusah waktu dulu.
Dulu banyak tergantungnya. Tergantung kerjaannya, tergantung bos nya, sama tergantung hoki. hihihi.
Gampang naik posisi kalo bos nya perhatian, tahu bahwa kita kerja bagus, perusahaan mendukung, HRD ok, baru deh di promosiin
Hoki?? kayaknya 'nggak gue banget gitu loooh'
Tapi dulu aku cukup beruntung juga sih , punya bos yang perhatian
Naah, tapi sekarang..... gak ada tuh yang namanya tergantung bos, tergantung HRD, apalagi tergantung hoki..
Semua tergantung sama NIAT dan ACTION kita
NIAT utk membantu teman2 lain mendapatkab penghasilan jutaan juga
NIAT utk mempelajari hal2 baru untuk mempercepat kenaikan bonus
NIAT untuk mengorbankan waktu nonton sinetron, waktu ngegosip, nongkrong2 untuk dijadikan uang
NIAT untuk mewujudkan mimpi kita, memberi banyak kpd orang tua, mensekolahkan anak di luar negeri, keinginan jalan2 ke Eropa, Naik haji/umroh, mobil mewah.
Tinggal ACTION... ACTION... dan ACTION DARI SEKARANG
Mau cepet naek bonus nya... BISA
Mau cepet naek ke level manager.... BISA
Mau naek gaji tiap tahun 50%.... BISA
Aku yang tadinya ngejalanin bisnis ini sambil nyantai aja, Bisa di level manager
Tapi kok kayaknya nanggung banget yah....
Aku harus bisa segera jadi SENIOR MANAGER, lalu DIRECTOR
PASTI BISA!!
Belajar Dandan sambil diajarin bisnis
Sebenernya bingung, yang di sambil bisnisnya atau dandan nya??
hehehe.. yang pasti kedua nya penting
Walaupun nggak hobi dandan, ternyata belajar dandan seru juga.
Acara Beauty Class yang dibikin oleh Oriflame Rawamangun dibimbing oleh make up artist lhooo
Diajarin dan langsung praktek. Begitu pulang, kedua jagoan saya terbingung-bingung melihat mama nya yang 'berubah' menjadi tambah cantik. (karena sebelumnya sudah cantik, hihihi)
Gak nyesel nyempetin waktu 2 jam untuk bikin diri tambah pinter.
Gak cuma pinter dandan untuk sendiri, tapi juga untuk dandanin orang lain
Bayangkan, kalo ikut training beauty class di mar**a ti**ar, juta2 aja gitu loooh
Gak cuma produknya yang murah, bisnisnya bisa bikin kita tambah pinter, nambah teman, memperluas wawasan tentang dunia online, plus juta2 per bulannya.
Oriflame gitu loooh.
hehehe.. yang pasti kedua nya penting
Walaupun nggak hobi dandan, ternyata belajar dandan seru juga.
Acara Beauty Class yang dibikin oleh Oriflame Rawamangun dibimbing oleh make up artist lhooo
Diajarin dan langsung praktek. Begitu pulang, kedua jagoan saya terbingung-bingung melihat mama nya yang 'berubah' menjadi tambah cantik. (karena sebelumnya sudah cantik, hihihi)
Gak nyesel nyempetin waktu 2 jam untuk bikin diri tambah pinter.
Gak cuma pinter dandan untuk sendiri, tapi juga untuk dandanin orang lain
Bayangkan, kalo ikut training beauty class di mar**a ti**ar, juta2 aja gitu loooh
Gak cuma produknya yang murah, bisnisnya bisa bikin kita tambah pinter, nambah teman, memperluas wawasan tentang dunia online, plus juta2 per bulannya.
Oriflame gitu loooh.
Selasa, 05 Oktober 2010
Beda MLM dan Moneygame. Halal atau tidak?
Halalkah Bisnis MLM dan Money Game?
Semua bisnis termasuk yang menggunakan sistem MLM dalam literatur syari’ah Islam pada dasarnya termasuk kategori mu’amalat yang dibahas dalam bab Al-Buyu’ (Jual-beli) yang hukum asalnya dari aspek hukum jual-belinya secara prinsip boleh berdasarkan kaidah fiqih sebagaimana dikemukakan oleh Ibnul Qayyim Al-Jauziyah “Pada dasarnya semua ibadah hukumnya haram kecuali kalau ada dalil yang memerintahkannya, sedangkan asal dari hukum transaksi dan mu’amalah adalah halal kecuali kalau ada dalil yang melarangnya”. (Lihat I’lamul Muwaqi’in 1/344). Hal itu tentunya selama bisnis yang dilakukan memenuhi unsur syariah yaitu bebas dari unsur-unsur haram diantaranya;
- Riba (Transaksi Keuangan Berbasis Bunga); Dari Abdullah bin Mas’ud ra. berkata : “Rasulullah shalallahu ‘alahi wasallam bersabda: “Riba itu memiliki tujuh puluh tiga pintu yang paling ringan adalah semacam dosa seseorang yang berzina dengan ibunya sendiri” (HR. Ahmad 15/69/230, lihat Shahihul Jami 3375)
Senin, 16 Agustus 2010
BOSAN MACET MACET AN
Duuh, jadi flashback ke tahun lalu dimana saya masih aktif ngantor di bilangan Sudirman, Jakarta.
Sebagai warga yang tinggal di Depok, rute Jakarta - Depok sudah menjadi makanan sehari-hari.
7 tahun mengabdi di salah satu bank asing di Jakarta, saya sudah mencoba semua lini transportasi yang menghubungkan keduanya.
Dari kendaraan umum seperti : bis, metromini, angkutan kota (Angkot), Kereta Api ekonomi, ekonomi AC, kereta ekspress.
Sampai kendaraan pribadi baik itu motor maupun mobil.
Semua sudah saya coba....
Tapi apa daya, naik kendaraan apapun, tetap saja MACET , MACET dan MACET
Jarak yang seharusnya bisa ditempuh dalam waktu 1 jam, harus saya jalani 2 - 2,5 JAM !!!
BAYANGKAN!! Bolak balik 4-5 JAM !!!
Astaghfirullah, sebanyak waktu itu saya sia-sia kan di jalan.
Ketika berangkat, anak2 masih tidur.
Ketika pulang, SUDAH Tidur Lagi...
Lalu kapan saya punya waktu bermain, bercengkrama, bercanda dengan anak2 ??
Bagaimana saya bisa memiliki kedekatan emosi dengan anak?
Bagaimana anak saya bisa di didik tanpa pengawasan saya?
Dengan MENGANDALKAN BABYSITTER?
Mohon maaf,
MASA DEPAN ANAK saya lebih PENTING daripada karir saya di kantor!!
Apa kita mau?
Banyak materi, tapi ANAK terjerumus dalam NARKOBA
Banyak uang, tapi ANAK terlibat SEKS BEBAS
Naudzubillah Mindzalik...
Apa itu tujuan kita berkarir dan mencari uang?
Untuk saya, TIDAK !!
Setelah berdiskusi dengan suami, saya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan.
Alhamdulillah, saya bisa berkarir tanpa perlu MACET-MACETAN.
Bahkan sementara ini pada posisi MANAGER.
Memanfaatkan teknologi untuk masa depan terbaik bagi generasi saya selanjutnya
Alhamdulillah, Allah masih memberi saya rejeki yang selalu meningkat setiap bulannya
Memang rejeki harus di jemput yaa, nggak bisa datang sendiri...
Selasa, 03 Agustus 2010
3 Tipe Orang dilihat dari horison pengelola keuangannya
Ada 3 Tipe Orang dilihat dari horison pengelola keuangannya.
by : Ahmad Gozali by twitter today
Masuk yang manakah ANDA?
1. Orang yang HIDUP UNTUK MASA LALU.
Kerjanya sekarang, Gajinya sekarang dihabiskan untuk membayar kenikmatan masa lalu (HUTANG)
2. Orang yang HIDUP UNTUK MASA KINI
Kerjanya Sekarang, Gajinya sekarang habis untuk membayar kenikmatannya saat ini juga.
Harus kerja selamanya untuk menikmati hidup
3. Orang yang HIDUP UNTUK MASA DEPAN
Kerjanya sekarang, Gajinya sekarang bukan cuma untuk kenikmatan saat ini, tapi juga untuk MASA DEPANnya. Dunia & AKhirat
Termasuk yang manakah anda?
Tidakkah ingin membahagiakan keluarga di masa depan?
by : Ahmad Gozali by twitter today
Masuk yang manakah ANDA?
1. Orang yang HIDUP UNTUK MASA LALU.
Kerjanya sekarang, Gajinya sekarang dihabiskan untuk membayar kenikmatan masa lalu (HUTANG)
2. Orang yang HIDUP UNTUK MASA KINI
Kerjanya Sekarang, Gajinya sekarang habis untuk membayar kenikmatannya saat ini juga.
Harus kerja selamanya untuk menikmati hidup
3. Orang yang HIDUP UNTUK MASA DEPAN
Kerjanya sekarang, Gajinya sekarang bukan cuma untuk kenikmatan saat ini, tapi juga untuk MASA DEPANnya. Dunia & AKhirat
Termasuk yang manakah anda?
Tidakkah ingin membahagiakan keluarga di masa depan?
Kamis, 17 Juni 2010
Sumber Penghasilan Tambahan
Disarikan dari tweeternya SAFIR SENDUK hari ini :
"Tahukah Anda bahwa ada banyak sekali alternatif Sumber Penghasilan Tambahan diluar sana? Mau tahu apa saja alternatif2nya?"
"Ada 8 Alternatif #SumberPenghasilan diluar sana. Anda benar-benar mau tau apa saja sumber-sumbernya? Yakin mau tau?"
"Tahukah Anda bahwa ada banyak sekali alternatif Sumber Penghasilan Tambahan diluar sana? Mau tahu apa saja alternatif2nya?"
"Ada 8 Alternatif #SumberPenghasilan diluar sana. Anda benar-benar mau tau apa saja sumber-sumbernya? Yakin mau tau?"
Jumat, 11 Juni 2010
Jumat, 07 Mei 2010
Homesharing Pertamaku...

DEG DEG an...
Itu yang dirasakan waktu pertamakali ditantang untuk mengadakan home sharing di rumah.
"Bisa nggak kumpulin 30 orang??? Nanti aku minta orang dari kantor pusat untuk beauty demo deh." Itu kata mami ku..
Musti mikir cepet nih...
SIAPA TAKUT??? itu yang ada di pikiranku.
Segera aku jawab, OK!!
Diputuskan lah tanggal bersejarah itu.
Mulailah aku mempersiapkan undangan, katalog dan daftar nama.
Dibantu sama Mba Naely yang selalu siap sedia membantu (Thanks ya mba) dan my sister yang slalu bersedia direpotkan ke Bulungan (thanks ya sis)
Setelah menyebar undangan disana sini, mulai dari orang tua murid TK, SD, tetangga, teman,saudara, sampe bekas tetangga.. smuanya deeeh.
Akhirnya tibalah saatnya.
Rabu, 07 April 2010
Resign? Alhamdulillah Nggak Nyesel..

Setelah bekerja selama 7 tahun, sejak masih single hingga menikah dan punya anak, awalnya agak berat punya keputusan menginggalkan karir demi keluarga. Sudah terbiasa mandiri, punya penghasilan sendiri, mau belanja lebih leluasa. Tetapi karena dihadapkan pada 2 pilihan :keluarga atau karir???,
mmmm, sepertinya sudah saatnya kembali ke rumah.
Berat sekali awalnya. Terutama ketika banyak sekali tantangan dalam mendidik dan membesarkan anak. Dulu, nggak pernah namanya dimarah marahin sama bos, apalagi sama orang lain. Sekarang malahan buah hati kita sendiri yang tak henti hentinya menyampaikan berbagai macam protes.
Sebenarnya sih.... karena kangeeeen banget punya gaji bulanan, walaupun sebenarnya gaji suami Insya Allah cukup untuk menghidupi anak anak & keluarga.
Sekarang rutinitas sehari-hari mengantar jemput anak, belanja (ini yg paling menyenangkan), arisan, dan (akhirnya sempet juga) ngaji (setelah lamaaa banget nggak nginjek musholla).
Enjoy? mmmm Iya sih...
Kemana mana nggak macet (ini nikmatnya RUARRR BIASA), blanja bulanan nggak ngantri, nawar di ITC suka-suka (masih sepi banget soalnya)
Tetep aja kangeeeen banget punya penghasilan sendiri.
Gimana yaaa caranya punya jajan sendiri??
Pertama-tama nyoba ah jualan baju. Waktu itu moment nya menjelang lebaran. Maklum, aku tipe orang gak bisa diem. Penjualan nya sih lumayan laku, tapi kok sisanya masih banyak yah? Akhirnya sisanya dipake sendiri deh (lumayan juga siihh, nambah nambah koleksi). Terus mulai cari cara lain. Beruntung ada teman yang nawarin kesempatan tambahan penghasilan dengan dukungan penuh dari bisnis luarbiasa.
Ya Allah, semoga bisnis ini menjadi rezeki yang berkah untukku.
Amin
mmmm, sepertinya sudah saatnya kembali ke rumah.
Berat sekali awalnya. Terutama ketika banyak sekali tantangan dalam mendidik dan membesarkan anak. Dulu, nggak pernah namanya dimarah marahin sama bos, apalagi sama orang lain. Sekarang malahan buah hati kita sendiri yang tak henti hentinya menyampaikan berbagai macam protes.
Sebenarnya sih.... karena kangeeeen banget punya gaji bulanan, walaupun sebenarnya gaji suami Insya Allah cukup untuk menghidupi anak anak & keluarga.
Sekarang rutinitas sehari-hari mengantar jemput anak, belanja (ini yg paling menyenangkan), arisan, dan (akhirnya sempet juga) ngaji (setelah lamaaa banget nggak nginjek musholla).
Enjoy? mmmm Iya sih...
Kemana mana nggak macet (ini nikmatnya RUARRR BIASA), blanja bulanan nggak ngantri, nawar di ITC suka-suka (masih sepi banget soalnya)
Tetep aja kangeeeen banget punya penghasilan sendiri.
Gimana yaaa caranya punya jajan sendiri??
Pertama-tama nyoba ah jualan baju. Waktu itu moment nya menjelang lebaran. Maklum, aku tipe orang gak bisa diem. Penjualan nya sih lumayan laku, tapi kok sisanya masih banyak yah? Akhirnya sisanya dipake sendiri deh (lumayan juga siihh, nambah nambah koleksi). Terus mulai cari cara lain. Beruntung ada teman yang nawarin kesempatan tambahan penghasilan dengan dukungan penuh dari bisnis luarbiasa.
Ya Allah, semoga bisnis ini menjadi rezeki yang berkah untukku.
Amin
Langganan:
Komentar (Atom)


