Duuh, jadi flashback ke tahun lalu dimana saya masih aktif ngantor di bilangan Sudirman, Jakarta.
Sebagai warga yang tinggal di Depok, rute Jakarta - Depok sudah menjadi makanan sehari-hari.
7 tahun mengabdi di salah satu bank asing di Jakarta, saya sudah mencoba semua lini transportasi yang menghubungkan keduanya.
Dari kendaraan umum seperti : bis, metromini, angkutan kota (Angkot), Kereta Api ekonomi, ekonomi AC, kereta ekspress.
Sampai kendaraan pribadi baik itu motor maupun mobil.
Semua sudah saya coba....
Tapi apa daya, naik kendaraan apapun, tetap saja MACET , MACET dan MACET
Jarak yang seharusnya bisa ditempuh dalam waktu 1 jam, harus saya jalani 2 - 2,5 JAM !!!
BAYANGKAN!! Bolak balik 4-5 JAM !!!
Astaghfirullah, sebanyak waktu itu saya sia-sia kan di jalan.
Ketika berangkat, anak2 masih tidur.
Ketika pulang, SUDAH Tidur Lagi...
Lalu kapan saya punya waktu bermain, bercengkrama, bercanda dengan anak2 ??
Bagaimana saya bisa memiliki kedekatan emosi dengan anak?
Bagaimana anak saya bisa di didik tanpa pengawasan saya?
Dengan MENGANDALKAN BABYSITTER?
Mohon maaf,
MASA DEPAN ANAK saya lebih PENTING daripada karir saya di kantor!!
Apa kita mau?
Banyak materi, tapi ANAK terjerumus dalam NARKOBA
Banyak uang, tapi ANAK terlibat SEKS BEBAS
Naudzubillah Mindzalik...
Apa itu tujuan kita berkarir dan mencari uang?
Untuk saya, TIDAK !!
Setelah berdiskusi dengan suami, saya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan.
Alhamdulillah, saya bisa berkarir tanpa perlu MACET-MACETAN.
Bahkan sementara ini pada posisi MANAGER.
Memanfaatkan teknologi untuk masa depan terbaik bagi generasi saya selanjutnya
Alhamdulillah, Allah masih memberi saya rejeki yang selalu meningkat setiap bulannya
Memang rejeki harus di jemput yaa, nggak bisa datang sendiri...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar