
Setelah bekerja selama 7 tahun, sejak masih single hingga menikah dan punya anak, awalnya agak berat punya keputusan menginggalkan karir demi keluarga. Sudah terbiasa mandiri, punya penghasilan sendiri, mau belanja lebih leluasa. Tetapi karena dihadapkan pada 2 pilihan :keluarga atau karir???,
mmmm, sepertinya sudah saatnya kembali ke rumah.
Berat sekali awalnya. Terutama ketika banyak sekali tantangan dalam mendidik dan membesarkan anak. Dulu, nggak pernah namanya dimarah marahin sama bos, apalagi sama orang lain. Sekarang malahan buah hati kita sendiri yang tak henti hentinya menyampaikan berbagai macam protes.
Sebenarnya sih.... karena kangeeeen banget punya gaji bulanan, walaupun sebenarnya gaji suami Insya Allah cukup untuk menghidupi anak anak & keluarga.
Sekarang rutinitas sehari-hari mengantar jemput anak, belanja (ini yg paling menyenangkan), arisan, dan (akhirnya sempet juga) ngaji (setelah lamaaa banget nggak nginjek musholla).
Enjoy? mmmm Iya sih...
Kemana mana nggak macet (ini nikmatnya RUARRR BIASA), blanja bulanan nggak ngantri, nawar di ITC suka-suka (masih sepi banget soalnya)
Tetep aja kangeeeen banget punya penghasilan sendiri.
Gimana yaaa caranya punya jajan sendiri??
Pertama-tama nyoba ah jualan baju. Waktu itu moment nya menjelang lebaran. Maklum, aku tipe orang gak bisa diem. Penjualan nya sih lumayan laku, tapi kok sisanya masih banyak yah? Akhirnya sisanya dipake sendiri deh (lumayan juga siihh, nambah nambah koleksi). Terus mulai cari cara lain. Beruntung ada teman yang nawarin kesempatan tambahan penghasilan dengan dukungan penuh dari bisnis luarbiasa.
Ya Allah, semoga bisnis ini menjadi rezeki yang berkah untukku.
Amin
mmmm, sepertinya sudah saatnya kembali ke rumah.
Berat sekali awalnya. Terutama ketika banyak sekali tantangan dalam mendidik dan membesarkan anak. Dulu, nggak pernah namanya dimarah marahin sama bos, apalagi sama orang lain. Sekarang malahan buah hati kita sendiri yang tak henti hentinya menyampaikan berbagai macam protes.
Sebenarnya sih.... karena kangeeeen banget punya gaji bulanan, walaupun sebenarnya gaji suami Insya Allah cukup untuk menghidupi anak anak & keluarga.
Sekarang rutinitas sehari-hari mengantar jemput anak, belanja (ini yg paling menyenangkan), arisan, dan (akhirnya sempet juga) ngaji (setelah lamaaa banget nggak nginjek musholla).
Enjoy? mmmm Iya sih...
Kemana mana nggak macet (ini nikmatnya RUARRR BIASA), blanja bulanan nggak ngantri, nawar di ITC suka-suka (masih sepi banget soalnya)
Tetep aja kangeeeen banget punya penghasilan sendiri.
Gimana yaaa caranya punya jajan sendiri??
Pertama-tama nyoba ah jualan baju. Waktu itu moment nya menjelang lebaran. Maklum, aku tipe orang gak bisa diem. Penjualan nya sih lumayan laku, tapi kok sisanya masih banyak yah? Akhirnya sisanya dipake sendiri deh (lumayan juga siihh, nambah nambah koleksi). Terus mulai cari cara lain. Beruntung ada teman yang nawarin kesempatan tambahan penghasilan dengan dukungan penuh dari bisnis luarbiasa.
Ya Allah, semoga bisnis ini menjadi rezeki yang berkah untukku.
Amin
betul mba, walaupun IRT perlu penghasilan sendiri...apalagi bisnis yang bikin qta "have fun, look great & make money" ;)
BalasHapusoya, mampir ke blog-ku y... http://naelithebossfamily.blogspot.com